SISTEM CARDIOVASKULAR

BAB III

SISTEM CARDIOVASKULAR

 

Kardio = cardia = jantung

Vaskuler = pembuluh darah

Kenapa organ ini penting ??

–          Beberapa hari sesudah fertilisasi – kematian à jantung terus berdetak

–          Organ pertama yang berfungsi

–          System sirkulasi dan system transportasi

–          3.000.000.000 kali berdetak

–          Istirahat hanya sepersekian detik

Terdiri dari 3 komponen :

–          Jantung à Pompa

–          Pemuluh darah à Saluran pendistribusian

–          Darah à Media transportasi

 I.      JANTUNG

  • Organ berotot berongga
  • Ukurannya sekepalan tangan masing-masing individu, wanita 250 gr, laki-laki 300 gr
  • Diameter transversnya 8-9  cm, tidak boleh lebihd ari ½ diameter transversa thorak
  • Kira-kira 1/3 bagian jantung terletak di kanan garis median, 2/3 di kiri garis median
  • Berada di rongga toraks (dada) diantara sternum pada sisi anteriornya dan vertebra pada sisi posteriornya
  • Setiap menit  berdetak sebanyak 60-100 kali
  • Fungsinya sebagai pompa
  • Kerjanya otonom (tidak bisa sesuai kehendak)

PERICARDIUM

  • Pericardium adalah kantong fibrioserous yang membungkus Cor
  • Pericardium terdiri dari beberapa lapisan

–          Pericardium Fibrosum : paling luarm paling tebal, paling kuat

–          Pericardium Serosum

Terdiri dari 2 lapisan :

ü  Lamina parietalis

ü  Lamina visceralis

Diantara kedua lapisan ini akan membentuk ruangan tertutup yang disebut Cavitas Pericardii. Dalam keadaan normal hanya berisi cairan setipis film berfungsi untuk mempermudah gerakan Cor.

BAGIAN-BAGIAN JANTUNG

§  Apex cordis

Ujung dari ventriculus sinistra, terlek di inferolateral kiri

Pada apeks inilah kita bias meraba denyut jantung yang paling jelas, letaknya pada intercosta space V.

§  Basis cordis : terletak di superior jantung

§  Facies anterior (sternocostalis) : permukaan jantung yang berhadapan dengan tulang dada

§  Facies posterior (mediastinum) : permukaan jantung yang berhadapan dengan tulang vertebra

§  Facies inferior (diaphragmatica) : permukaan jantung yang berhadapan dengan diaphragma

§  Sulcus cornarius (atrioventrikularis) : cekungan diantara atrium dan ventrikel

§  Sulcus interventricularis anterior : cekungan diantara ventrikel kanan dan kiri bagian depan

§  Sulcus interventricularis posterior : cekungan diantara ventrikel kanan dan kiri bagian belakang

LEPASAN JANTUNG

1.      Epicardium (lapisan luar, tipis)

2.      Myocardium (lapisan otot, tebal)

3.      Endocardium (lapisan endotel)

KATUP JANTUNG

  1. Katup semilunaris

Terletak antara ventrikel kiri dengan aorta dan terletak antara ventrikel kanan dengan arteri pulmonalis. Terdirid ari 3 daun katup.

  1. Katup tricuspid

Terletak diantara atrium kanan –ventrikel kanan, terdiri dari 3 daun katup

  1. Katup mitralis

Terletak diantara atrium kiri-ventrikel kiri, terdiri dari 2 daun katup, disebut juga katup bikuspidalis

ü  Fungsi katup : mencegah aliran balik darah (retrogad) dari benrikel ke atrium

ü  Pada katup tricuspid dan mitralis, bekerja secara pasif bergantung pada perubahan tekanan dan volume

ü  Terdapat chorda tendinea yang menghubungkan daun katup dengan musculus papilaris, dimana penting untuk proses membuka dan menutup katup seiring dengan kontraksi otot jantung.

RUANGAN JANTUNG

1)      Atrium kanan

  • Dinding tipis
  • Fungsi : tempat menyimpan dan penyalur darah dari seluruh tubuh
  • Menerima darah dari : vena cava superior, vena cava inferior
  • Aliran darahnya menuju ke ventrikel kanan, terjadi secara :

80% pasif

20% aktif

  • Terdapat katup trikuspidalis

2)      Ventrikel kanan

  • Kekuatan besar
  • Tekanan rendah
  • Mengalirkan darah dari atrium ke paru-paru (pulmo) melalui arteri pulmonalis
  • Terdapat katup smeinularis

3)      Atrium kiri

  • Menerima darah yang teroksigenasi dari paru melalui 4 vena pulmonalis
  • Terdapat katup mitralis
  • System kerjanya sama dengan atrium kanan

4)      Ventrikel kiri

  • Menyalurkan darah menuju seluruh tubuh melalui aorta
  • Otot tebal seperti O
  • Tebal dindingnya 3x lipat daripada bentrikel kanan
  • Tekanan 5x lebih besar ventrikel kanan saat kontraksi

SISTEM KONDUKSI

  • System knduksi jantung merupakan bagian yang khas dari kerja jantung
  • Karena mempunyai system ini maka jantung bias membangkitkan rangsangan listrik di liar system otonom
  • Sehingga terjadi reaksi otomatisasi dari jantung,ini sebagai cadangan saat ada gangguan dari system otonom sehingga jantung tidak langsung berhenti kerjanya

Nodus SA (sinoatrium, berada di dinding posterior atrium kanan) à jalur internodul (menghubungkan nodus SA-AV) à nodus AV (atrioventrikularis, berada di septum interventrikularis) à berkas his à serat purkinje

PERSYARAFAN

  • Persyarafan jantung dilakukan oleh sistem saraf otonom yang terdiri dari simpatico dan parasimpatic
  • Persyarafan ini penting untuk mengatur kerjasama antara aktivitas jantung dan tubuh kita
  • Rangsangan simpatis akan memperkuat denyut jantung, parasimpatis sebaliknya

SIRKULASI KORONER

  • Fungsi

1.      Nutrisi

2.      oksigenasi jantung

  • Arteria coronaria bercabang 2 menjadi

1.      Arteria coronaria dextra

2.      Arteria coronaria sinistra, bercanag menjadi :

–          Arteria coronaria descenden anterior

–          Arteria sirkumpleksa sinistra

  • Arteria coronaria dextra menyuplai

1.      Atrium kanan

2.      Ventrikel kanan dan

3.      Dinding inferior ventrikel kiri

  • Arteri sirkumfleksa sinistra menyuplai

1.      Atrium kiri dan

2.      Dinding poster lateral ventrikel kiri

  • Arteria descenden anterior kiri menyuplai

1.      Dinding depan ventrikel kiri

SIRKULASI JANIN

  • Sirkulasi janin bergantung pada ibu yaitu melalui plasenta yang dialirkan oleh arteri dan vena umbilicus
  • Saat di dalam uterus, paru-paru bayi tidka berfungsi, sehingga tekanan pada jantung kanan lebih besar
  • Karena paru-paru tidak berfungsi maka aliran darah dari jantung tidak menuju ke paru-paru
  • Sehingga terdapat jalan-jalan pintas dari jantung
  • Terdapat 2 jalan pintas :

1.      Foramen ovale

Suatu lubang diseprum antara atrium kanan kiri

2.      Ductus arteriosus

Pembuluh yang menghubungkan arteri pulmonalis dan aorta

  • Sirkulasi

Darah dari plasenta melalui vena umbilicus dan dari vena cava menuju atrium aknan lalu karena ada foramen ovale, darah langsung menuju atrium kiri. Karena paru bayi tidak berfungsi dan darah yang dibawa oleh vena umbilicus sudah banyak mengandung O2.

Karena adanya ductus arteriosus maka darah yang mengalir melalui aorta ada juga yang masuk ke arteri pulmonalis.

Saat bayi lahir dan proses bernafas dimulai maka paru mengembang sehingga Tekanan di jantung kiri menjadi lebih besar .

Akibatnya makan jalan-jalan pintas tersebut menjadi menutup, terjadi perubahan :

1.      Foramen ovale à fosa ovalis

2.      Ductus arteriosus à ligamentum arteriosum

II.      VASKULER

Terdiri dari 3 bagian :

1.      Tunika adventisia

2.      Tunika Media

3.      Tunika Intima

Meliputi :

1.      Arteria

2.      Arteriola (cabang dari arteri)

3.      Kapiler (tempat pertemuan antara venula-arteriola dan disinilah terjadi pertukaran antara O2 – CO 2

4.      Venula (cabang dari vena)

5.      Vena

METABOLISME

BAB IV

METABOLISME

 

Metabolisme adalah istulah untuk menunjukkan perubahan kimiawi yang terjadi di dalam tubuh untuk pelaksanaan berbagai fungsi vitalnya (berkaitan dengan dihasilkan maupun digunakannya energi).

Terjadi 2 proses, yaitu :

1.      Anabolsime

Yaitu reaksi pemebntukan suatu molekul yang besar. Contoh: Pembentukan protein

2.      Katabolisme

Proses pemecahan suatu molekul menjadi molekul-molekul yang lebih kecil. Contoh : Pemecahan glikogen menjadi glukosa

OKSIDASI

  • Untuk mendapatkan energi, zat gizi makanan terlebih dahulu direaksikan dengan oksigen (oksidasi) :
  • Zat utama yang dapat menghasilkan energi adalah:

–          Hidrat arang (karbohidrat)

–          Lemak

–          Protein (zat putih telur)

  • Oksidasi untuk menghasilkan energi, secara umum
  1. Glukosa

C6H12O6  + 6 O2 à 6 CO2 + 6 H2O + 670 kal

  1. Lemak (asam palmitat)

C16H32O2 + 23 O2à 16 CO2 + 16 H2 O + 2430 kal

  1. Glisin

2NH2CH2COOH + 3 O2 à 3 CO2+ 3 H2O + CO (NH)2 + 318  kal

  1. Leusin

8 (CH3)2 CH CH2 (NH)2 COOH + 49 O2 à

44 CO2+ 11 H2O + CO (NH2)3 + 1351 kal

  • Nilai energi yang dihasilkan :

–          Karbohidrat 4 KKal/ g

–          Lemak 9 KKal/ g

–          Protein 4 KKal / g

KECEPATAN METABOLISME

¨      Metabolisme Basal

Jumlah keseluruhan aktivitas metabolisme tubuh dalam keadaan istirahat fisik dan mental.

¨      Kecepatan metabolisme diukur dengan syarat-syarat

  1. Dalam keadaan istirahat jiwa & raga.
  2. Perut kosong.
  3. Pengukuran dilakukan dalam keadaan tiduran, berbaring, tapi tetap terjaga.
  4. Ruang pemeriksaan bersuhu nyaman.

¨      Faktor utama:

  1. Ukuran tubuh.
  2. Umur.
  3. Seks.
  4. Iklim.
  5. jenis pakaian.
  6. Jenis pekerjaan.
  7. Psikis.

¨      Penghitungan menggunakan satuan per M2 luas Permukaan tubuh ,dipakai angka baku Fleisch.

METABOLISME DALAM KEHAMILAN

¨      BMR meningkat hingga 15-20%, umumnya pada trimester I

¨      Energi yg dibutuhkan berasal dari hidrat arang, lemak dipakai untuk tambahan tenaga

¨      Lemak dipakai untuk tambahan tenaga

¨      Protein diperlukan u/ perkembangan badan, alat kandungan, mamae, dan untuk janin, juga untuk masa laktasi, kebutuhan 1 gram protein setiap kilogram berat badan.

¨      Wanita hamil sering haus, nafsu makan besar sering kencing mirip dengan DM, ini disebabkan pengaruh somatommamotropin, peningkatan plasma insulin & hormone-hormon adrenal

¨      Kadar kolesterol dapat meningkat sampai 350 mg. Terjadi pada trimester III.

¨      Fosfor, magnesium & tembaga lebih banyak tertahan

¨      Kadar tembaga dalam plasma meningkat 109-222 mcg per 100 ml.

¨      Janin membutuhkan 30 40 g kalsium u/ Pembentukan tulang-tulang nya.

¨      Wanita dalam kehamilan besi sekitar 800 mg. Diet wanita hamil sehari tambah 30-50 mg besi (sulfas ferrosus /glukosa ferrosus)

¨      Kadar alkali fostafase meningkat 4x lipat pada kehamilan 4 bulan

¨      Pitosinase ditemukan banyak sekali pada kehamilan 14-38 mgg.

¨      BB akan naik 6,5-16,5 kg rata-rata 12,5 kg.

¨      Terutama dalam kehamilan 20 mgg terakhir

¨      Kenaikan BB dalam kehamilan disebabkan oleh

1.       Hasil konsepsi (fetus, plasenta & likuor amni)

2.       Dari ibu, Uterus membesar Vol.darah yg meningkat lemak & protein lebih banyak dan retensi air.

METABOLISME KARBOHIDRAT

¨      Berada dalam tubuh sebagai glukosa.

¨      Kadar gula darah normal 100 mg glukosa dalam setiap ml darah.

¨      Glukosa disimpan dalam hati dan otot tulang-tulang  sebagai glikogen.

¨      Merupakan sumber kalori yg utama.

¨      Amilase ludah (ptyalin) mengubah zat tepung masak menjadi maltose.

¨      Enzim dalam usus (Invertase,Maltase,Laktase)

¨      Menghasilkan pemecahan akhir pada maltosa menjadi berbagai monosakarida (laevulase glucose & galaktose).

¨      ABSORBSI:

–          Monosakarida diserap dalam darah à masuk ke jaringan à terjadi oksidasi à menghasilkan energi + CO2 + H2O à kelebihannya disimpan dalam bentuk lemak.

–          Energi dipakai untuk aktivitas.

–          H2O diekskresikan lewat Paru-paru, kulit, urine.

–          CO2 dibuang lewat proses pernafasan.

METABOLISME LEMAK

¨      Lemak di dalam tubuh disimpan dalam jaringan Adipose

¨      Bila diperlukan akan dikeluarkan dan di dalam hati diubah menjadi gliserol dan asam lemak.

¨      Sisa hasil metabolisme lemak adalah keton. Ketosis adalah suatu keadaan dimana poduksi keton meningkat

¨      Lipase gastric menghasilkan sedikit hidroksa lemak (lipase pancreas & usus) memecah lemak menjadi gliserin dan asam lemak.

¨      ABSORBSI.

–          Absorbsi gliserin & asam lemak oleh lacteal yg disalurkan ke duktus torasika à masuk pemda à diantarkan ke setiap sel d tubuh à proses oksidasi dibantu oleb hati & menyiapkan lemak untuk disimpan dalam jaringan.

–          Oksidasi juga terjadi di dalam jaringan u/ menghasilkan panas & energi.

–          CO2 dibuang lewat proses pernafasan

–          H2O dibuang lewat paru-paru ,kulit, & urine.

METABOLSIMA PROTEIN

¨      Hasil pencernaan protein adalah asam amino

¨      Bila kelebihan pritein

Asam amino akan dipecah untuk mengeluarkan nitrogennya, yang tersisa karbon hydrogen dan oksigen untuk pembentukan panas dan energi

¨      Bila kekurangan protein

Simpanan karbohidrat, lemak akan dipakai dan kehilangan protein tubuh (kwarsiorkor)

¨      Pencernaan di dalam lambung dilakukan oleh

–          Pepsin (dengan HCl) mengubah protein menjadi peptone

–          Rennin menghasilkan kasein  dari kaseinogen

–          Pepsin (HCl) mengubah kasein menajdi peptone

¨      Di dalam usus

–          Tripsin memecah protein dan peptone menjadi poplipetida

–          Erepsin memecah polipeptida menajdi asam amino

¨      Absorbsi

–          Dalam darah à asam amino membawa nitrogen dan zat belerang ke setiap sel tubuh à dipisahkan dalam tubuh asam amino yang khusus digunakan untuk perbaikan dan pertumbuhan

–          Hati memecah asam amino à terbentuk urea

–          Produk buangan hasil metabolisme protein dalam jaringan : yaitu urea, asam urat dan kreatinin à diekskresikan dalam urine

–          Protein tidak ditimbun dalam tubuh tapi kelebihannya diekskresikan terutama dalam urine


STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

BAB II

STRUKTUR DAN FUNGSI SEL

 

Sel à merupakan satuan hidup terkecil yang mandiri

–          Besar dab bentuknya bervariasi tergantung fungsi sel yang bersangkutan

–          Fungsi dasar : –  Bertumbuh

–    Bereproduksi

–    Mentranformasi energi

–          Struktur sel terdiri atas :

  1. Membran plasma (pembungkusnya)
  2. Sitosol (isinya)
  3. Organel (inti, reticulum endomplasma, aparet golgi, lisosom, mitokondria, mikrofilamen, mikrotubuler, dll)

¨      Membran Plasma

–          Disebut juga membrane sel

–          Sifatnya semi permiabel yang berubah-ubah

–          Membrane juga melindungi inti dan organel-organel

–          Ketebalan l/k 7,5 nm

–          Terdiri atas protein dan lemak

–          Bersifat hidrofilik (permukaan) dan hidrofobik di bagian dalam :

a.      Protein

–          Banyak terbenam dalam membrane

–          Terdiri atas globular-globular yang terpisah

–          Menyusun l/k 50% dari masa membrane

–          Fungsi protein :

  • Protein structural
  • Protein transportasi
  • Protein reseptor
  • Protein enzim
  • Glikoprotein à pengolah antibody

–          Struktur dari protein-protein bervariasi pada setiap sel

a.     Lemak

o   Terutama terdiri atas fosfolipid

o   Bentuk fosolipid seperti jepitan baju

o   Bagian kepala à hidrofilik, bagian ekor à hidrofobik

 

¨      SITOSOL

Isi dari seluruh sel termasuk organelnya àSitoplasma + organel

¨      ORGANEL

o   Merupakan struktur-struktur sel yang ada di dalam sitoplasma (sitosol)

o   Terdiri atas :

a.       Mitokondria

b.      Lisosom

c.       Peroksisom

d.      Sitoskeleton (mikrotubulus & mikrofilamen)

e.       Sentrosom

f.       Inti

g.      Retikulum endoplasma

h.      Ribosom

i.        Apparat golgi

¨      MITOKONDRIA

o   Bentuk mirip sosis

o   Terdiri atas membrane luar dan dalam (berlipat-lipat seperti rak/ rigi)

o   Ruang antara kedua membrane disebut ruang intrakista

o   Ruang dalam membrane disebut ruang matriks

o   Paling banyak ditemukan pada bagian-bagian sel

o   Fungsi : Sebagai unit sel yang menghasilkan tenaga

–          M. luar : enzim-enzim yang berperan dalam oksidasi biologic

–          M. dalam : enzim-enzim yang berperan dalam pertukaran kataboliksme sehingga menghasilkan energi (ATP)

¨      LISOSOM

o   Struktur besar, bulat lonjong, irregular

o   Dikelilingi oleh membrane

o   Mengandung enzim-enzim pemecah/ perusak

o   Fungsi : system pencernaan untuk sel

¨      PEROKSISOM

o   Ukuran 0,5 nm

o   Dikelilingi oleh membrane

o   Menghasilkan enzim-enzim

o   Fungsi : mengkatalis berbagai r. anabolic dan r. katabolic

¨      SITOSKELETON

o   Definisi : suatu systems erat yang mempertahankan struktur sel dan memungkinkan terjadinya perubahan bentuk dan pergerakan sel

o   Terdiri : Mikrotubulus dan Mikrofilamen

a.       Mikrotubulus

–          Struktur panjang beringga dengan dinding 5 nm mengelilingi rongga Æ 15 nm

–          Dibentuk oleh sentrosom à mengandung protein

–          Bersifat dinamik

–          Fungsi : membentuk jalur-jalur transportasi bagi organel-organel lain

b.      Mikrofilamen

–          Serat padat panjang Æ 46 nm

–          Fungsi : bersifat kontraktil à berperan dalam kontraksi otot dan pergerakan sel

¨      SENTROSOM

o   Terletak di dekat inti

o   Terdiri atas

–          Sentriol

–          Bahan amorf disekeliling sentriol

o   Sentriol

–          Struktur silindris pendek dekat inti

–          Tersusun tegak lurus dengan yang lain

o   Fungsi : pusat organisasi untuk mikrotubulus

¨      INTI

o   Terdapat disemua sel eukarotik

o   Terdiri dari membrane inti, cairan inti dan nucleus

o   Sebagian besar terdiri atas kromatin (struktur dalam inti yang menentukan karakteristik individu)

o   Dalam inti terkandung nucleolus (anak inti) à single/ multiple

o   Fungsi :

–          Nucleolus merupakan tempat sintesa ribosom

–          Membrane inti berfungsi sebagai membrane semipermeabel

¨      RETIKULUM ENDOPLASMATIK

o   Merupakan rangkaian tubulus kompleks dalam sitoplasma

o   Dinding tubulus terdiri atas membrane

o   Terdiri atas 2 jenis :

–          R.E kasar/ granular

Terdapat granula (ribosom) melekat pada membrane

Fungsi : sintesa protein

–          R.E halus/ agranular

Fungsi : sintesa steroid dan detoksifikasi sel

¨      RIBOSOM

o   Ukuran l/k 22/32 nm

o   Mengandung 65 % RNA, 35% protein

o   Terletak : melekat pada ret. Endoplasma dan bebas pada sitoplasma

o   Fungsi : tempat sintesa protein

¨      APPARAT GOLGI

–          Kumpulan kantong-kantong (sakus) terbungkus membrane yang bertumpuk-tumpuk

–          Tiap apparatus l/k 6 tumpukan

–          Terletak dekat inti (biasanya)

–          Banyak dijumpai pada sel yang mensintesa & mengekspor protein

–          Fungsi : berperan dalam transportasi dan sekresi protein


DASAR ILMU ANATOMI

BAB I

DASAR ILMU ANATOMI

 

1.      Pengertian Anatomi Tubuh Manusia

Anatomi è Ana = bagian, memisahkan, urai

Tomi = iris, potong

Anatomi adalah ilmu yang mempelajari bentuk dan susunan/ potongan tubuh baik secara keseluruhan maupun bagian-bagian serta hubungan alat tubuh yang satu dengan yang lain.

2.      Pembagian Ilmu Anatomi

a)      Anatomi Regional

Mempelajari susuna tubuh berdasarkan pada daerah atau region

Missal : tungkai, dada, perut, dll

b)      Anatomi sistematik

Mempelajari sisten jaringan dari masing-masing yang berbeda-beda, karena tiap-tiap region mempunyai system jaringan yang berbeda-beda

Missal : jaringan tulang, otot, saraf, pembuluh darah, dll

Dipelajari dalam ilmu III (Osteologi, Mylogi, dlll)

c)      Anatomi fisiologi

Mempelajari tentang kegunaan dan fungsi secara normal dari bagian-bagian tubuh tersebut.

d)     Anatomi makrokopik

Ilmu urai yang mempelajari struktur tubuh manusia yang dapat dilihat denganmata telanjang.

e)      Anatomi mikroskopik

Terbagi atas beberapa ilmu

Missal : Histologi, Sitologi, dll

3.      Istilah-Istilah Anatomi

a)      Sikap Anatomi/ Posisi Anatomi

Suatu keadaan dimana tubuh berdiri tegak dengan kedua lengan di sisi terbuka dan telapak tangan menghadap ke depan, kepala tegak dan mata tertuju lurus ke depan.

b)      Letak berbagai bagian tubuh :

Diluksikan dengan memperbandingkan pada garis-garis dan bidang-bidang hayal (imajiner)

–          Macam-macam letak :

SuperiorInferior

Anterior

Posterior

Internal

Eksternal

Dekstra

Sinistra

SentralPerifer

Profunda

Superficial

Ascenden

Descenden

Cranial

Kaudal

VentralDorsal

Visceral

Parietal

Transversal

Longitudinal

Proximal

Distal

PlantarUlnar

Radial

Tibial

Fibular

Lateral

Medical

Palmar

–          Garis-garis dalam sikap anatomi :

Vertical : membagi dextra dan sinistra

Horizontal : membagi posterior dan anterior

4.      System Dalam Tubuh

Anatomi sistemik disusun berdasar pada komposisi system jaringan dan fungsi dari bagian tubuh tersebut.

a)      Komposisi sistem jaringan

b)      Fungsi dari bagian-bagian tubuh

–          Sistem lokomotorik

–          System pembuluh darah/ sirkulasi

–          System pencernan

–          System pernafasan

–          System ekstretorik

–          System saraf

Berkaitan dengan SSP, SO, SS Perifer

–          System panca indra

–          System endokrin

Berkaitan dengan system hormonal

–          System urogenital

Menyangkut system reproduksi dan system urinaria

5.      Struktur Tubuh Manusia

Terdiri :

–          Atom : satuan dasar dari semua materi

–          Sel : bagian terkecil dari pada makhluk hidup yang sudah mandiri hanya bias dilihat dengan mikroskop

–          Jaringan : sekumpulan dari pada sel-sel yang serupa bentuknya, besarnya dan fungsinya yang terikat menajdi satu

–          Organ : sekumpulan bermacam-macam jaringan yang menjadi satu yang mempunyai fungsi khusus

a.       Sel

Struktur sel terdiri :

1)      Dinding sel            : Selaput tipis yang melindungi sel

2)      Protoplasma          : Badan sel yang terdiri dari zat yang kental

Protoplasma + inti à Sitoplasma

3)      Inti sel/ Nukleus    : Terletak ditengah sel, pusat kegiatan kimia

Terdapat anak inti à Mikkolus

4)      Bagian-bagian lain di sitoplasma

–          Sentrosom

–          Vakurola

–          Mitokondria

–          Badan golgi

–          Lisosom

–          Reticulum endoplasma

–          Mikrofilamen

a.       Jaringan dasar

Dalam tubuh terdapat 4 jaringan dasar :

–          Epitel

–          Muskulus/ Otot

–          Saraf

–          Ikat

Jaringan epitel

–          Sel yang menutupi permukaan tubuh

–          Terbagi atas 2 golongan : epitel sederhana dan epitel majemuk

a.       Epitel sederhana (lapis sel)

Epitel gepeng

Epitel silinder

Epitel berambut

Sel boblet

b.      Epitel majemuk (lebih dari satu lapis sel) à epitel berlapis

Missal : pada kulit,mulut, pharynx, dll

–          Modifikasi jaringan epitel

a.       Kelenjar : merupakan jaringan yang terdiri atas sel-sel epitel yang berubah menjadi sel-sel kelenjar yang dapat menghasilkan getah à organ skretorik .

Jenis-jenis kelenjar ada 3 :

  • Kelenjar tusular sederhana
  • Kelenjar sakular sederhana
  • Kelenjar sakular majemuk

b.      Membrane : lapisan sel yang khusus menyelimuti rongga badan

Terdiri atas :

  • Membran mukosa
  • Membran sinovial
  • Membran serus

Jaringan otot

–          Jaringan yang punya kemampuan khsusus untuk kontraksi

–          Terdiri atas serabut silindris yang mempunyai sifat yang sama dengan jaringan sel dan jaringan lain

–          Terdiri atas 3 jenis :

a.       Otot bergaris (otot lurik, otot kerangka, otot sadar)

b.      Otot polos (otot tidak bergaris,, otot tidak sadar)

Dapat kontraksi tanpa rangsangan saraf

c.       Otot jantung

  • Hanya pada jantung
  • Terdiri otot bergaris tapi kemampuannya seperti otot polos
  • Neuroglia merupakan sel pendukung

Jaringan saraf

Terdiri atas 3 unsur

–          Unsur abu-abu merupakan sel saraf

–          Unsur putih merupakan serabut saraf

Macam-macam tulang

–          Tulang panjang

–          Tulang pendek

–          Tulang pipih

Jaringan tulang terdiri dari :

–          Jaringan tulang kompakta

–          Jaringan tulang spongiosa


SATUAN ACARA PENYULUHAN

TOPIK : Asi eksklusif
SASARAN : Ibu – ibu nifas
TANGGAL : 19 februari 2009
WAKTU : 09.00 WIB
TEMPAT : Posyandu Sidegede

A.KARAKTERISTIK PESERTA
1. Tingkat pendidikan : tamat SD,SMP,SMA
2. Usia : 20 tahun keatas
3. Jumlah peserta : 20 – 30 orang
4. Sosial : menengah kebawah

B.TUJUAN PENYULUHAN
1. Tujuan umum
Setelah mengikuti penyuluhan ini peserta penyuluhan dapat mengerti tentang ASI eksklusif
2. Tujuan khusus
Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan peserta penyuluhan dapat:
1) Para ibu hamil dan ibu menateki mengerti tentang Asi Eksklusif
2) Ibu hamil dan ibu meneteki mengerti tantang keuntungan Asi eksklusif
3) Ibu hamil dan meneteki mengerti cara pemberian Asi Eksklusif yang benar
C.POKOK – POKOK PENYULUHAN
1.pengertian Asi eksklusif
2.manfaat Asi eksklusif
• Bagi bayi
• Bagi ibu
• Bagi lingkungan
3.komposisi Asi
4.perbedaan Asi dengan Pasi
5.macam – macam Asi eksklusif
6.cara pemberian Asi
• Ibu yang bekerja
• Ibu yang tidak bekerja
7.Hal- hal yang mempengaruhi Asi
KEGIATAN PENYULUHAN

tahap Kegiatan pemberi penyuluhan Kegiatan yang diberi penyuluhan metode Media dan alat waktu
Pendahuluan

Penyajian

Evaluasi

penutup 1.memberi salam dan memperkenalkan diri
2.menjelaskan tujuan penyuluhan umum dan khusus
3.menginformasikan pokok materi penyuluhan
4.menggali pengalaman ibu-ibu tentang Asi eksklusif

1.menjelaskan tentang asi eksklusif
2.manfaat asi eksklusif
3.komposisi Asi
4.perbedaan Asi dengan Pasi
5.macam-macam Asi eksklusif
6.cara pemberian Asi
7.hal-hal yang mempengaruhi Asi
8.memberi kesempatan ibu untuk bertanya

Mengadakan evaluasi dengan memberikan pertanyaan secara lisan pada para peserta

Menyimpulkan kegiatan penyuluhan
Memberi salam Menjawab salam

Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan dan bertanya

Menjawab pertanyaan

Memperhatikan

Menjawab salam Ceramah

Ceramah dan tanya jawab

Tanya jawab

ceramah

Leaflet dan lembar balik

doorprice 5 menit

20 menit

3 menit

2 menit

E.EVALUASI
1.Input
a. Jumlah peserta yang diundang
b. Jumlah peserta yang hadir minimal
c. Sumber dana dari pemberi penyuluhan
d. Kwalitas sumber
e. Kesesuaian materi yang dipilih
2.Proses
a. Ketetapan waktu pelaksanaan
b. Presentase peserta yang datang dan mengikuti penyuluhan
c. Ketepatan penggunaan metode dan media

3.Output
a. Audience mengalami peningkatan pengetahuan
b. Terwujudnya masyarakat yang sadar akan pentingnya Asi eksklusif
4.Prosedur
Postest
5.Jenis
Lisan, tulisan
6.Alat
Alat tulis, gambar, lembar balik

F.REFERENSI
1. Manuaba,ida bagus gede,Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita,Jakarta,ARCAN:1998
2. Winjassastro H,Ilmu Kebidanan:Jakarta YPB-SP.1999
3. Manuaba,ida bagus gede,Ilmu Kebidanan penyakit Kandungan dan keluarga berencana untuk pendidikan bidan.Jakarta.EGC.1998.

MATERI PENYULUHAN

 Pengertian
Asi eksklusif adalah : hanya memberikan Asi saja selama 6 bulan
 Keunggulan Asi dibandingkan Susu buatan
 Mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi
 Mengandung zat kekebalan yang dapat melindungi bayi dari berbagai penyakit
 Lebih aman dari kontaminasi karena diberikan langsung maka kemungkinan zat berbahaya lebih kecil
 Mudah dicerna
 Tempertur Asi sama dengan temperatur bayi
 Membentuk pertumbuhan gigi lebih baik
 Suhunya tept, tidak akan pernah basi
 Aman dan bersih
 Kemungkinan bayi tersedak lebih kecil
 Menjarangkan kehamilan
 Menghindarkan bayi alergi dan diare
 Segar dan bebas kuman penyakit
 Mudah didapat dan tidak perlu membeli
 Halal
 Asi dapat sebagai perantar menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi
 Mengapa bayi sampai 6 bulan hanya diberikan Asi saja?
 Gizi Asi sudah cukup memenuhi kebutuhan byi
 Pencernaan bayi hanya mampu untuk mencerna Asi
 Mencegah timbulnya alergi pada anak
 Kesempatan utama untuk menjalin kasih sayang ibu dan anak
 Menunda kehamilan
 Pemberian makanan lain dapat mengurangi produksi Asi
 Alasan ibu dianjurkan menyusui bayinya segera setelah lahir
o Hisapan bayi memperlancar produki Asi
o Hisapan bayi mempercepat proses kembalinya uterus keukuran normal
o Peneliti membuktikan bayi uang segera setelah lahir disusui jarang menderita penyakit infeksi dan gizi bayi pada tahun pertama jauh lebih baik dibandingkan bayi yang diberi Asi terlambat
o Menyusui bayi akan mendapatkan kepuasan dan ketenangan
 Cara menyendawakan bayi
 Bayi digendong agk tinggi, bersandar dipundak ibu perut bayi dirapatkan kedada kiri ibu, sedangkan dagunya menempel dibahu ibu, punggung bayi ditepuk-tepuk perlahan ampai bia bersendawa
 Yng kedua dengan cara menelungkupkan bayi diatas pangkuan ibu, lalu usap punggung bayi sampai bayi bersendawa.
 Kalau bayi sudah tertidur baringkan miring kekanan / tengkurap udara akan keluar dengan sendirinya
 Tanda – tanda posisi ibu menyusui yang benar
• Bayi tenang, mulut bayi terbuka lebar, bayi menempel betul pada ibu
• Puting tidak nyeri, bayi menghisap dengan kuat
• Sebagian areola tertutup oleh mulut bayi
• Mulut dan dagu bayi menempel betul pada payudara ibu
• Telinga dan lengan bayi berada pada garis lurus
 Komposisi Asi
Dibagi menjadi 3 macam:
 Kolustrum
Asiyang dihasilkan hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir, berwarna kekuningan lebih kental dan mengandung zat kekebalan yang melindungi tubuh bayi dan infeksi sampai 6 bulan gizinya tinggi, untuk itu kolustrum jangan dibuang
 Asi masa transisi
Asi yang dihasilkan hri ke-4 – 10 hari postpartum
 Asi matur
Dihasilkan mulai hari ke- 10dan seterusnya postpartum
 Menyusui bayi jika ibu bekerja.
1) Berikan Asi sebelum berangkat dan sesudah pulang
2) Bila payudara penuh Asi bisa dipompa
 Asi dimasukkan dlam tempat gelas / botol yang bersih
 Diberikan pada bayi segera setelah ibu sampai dirumah dengan memakai sendok
 Sebelum asi diberikan, dihangatkan dulu dengan merendam mangkok / gelas berisi Asi tersebut dengan air panas
 Asi tidak boleh dipanaskan secara langsung diatas api, karena dapat merusak zat gizi dan zat kekebalan yang terdapat dalam Asi
 Asi dapat disimpan 6 jam pada suhu kamar, 24 jam dalam lemari es.
 Hal – hal yang mempengaruhi produksi Asi
• Makan ibu
• Ketenangan jiwa dan pikiran
• Penggunaan alt kontrasepsi
• Perawatan payudara
 Bahaya kerugian dan susu botol / formula bayi
 Tidak mempunyai kekebalan yang melindungi bayi dari infeksi
 Tidak membantu pertumbuhan gigi, langit-langit dan rahang bayi secara sempurna.
 Bisa menimbulkan bingung puting
Tanda-tanda bingung puting :
 Bayi menghisap puting seperti menghisap dot
 Waktu menyusui cara menghisapnya terputus sebentar-sebentar
 Bayi menolak menyusu ibu
 Bisa menimbulkan alergi dan diare
 Kurangnya kasih sayang dan hubungan batin antara ibu dan anak
 Mahal, kadang – kadang skar diperoleh
 Merepotkan
 Jika kurang memperhatikan / mengerti cara pembuatn dapat menyebabkan:
a. Susu terlalu ncer sehingga tidak cukup mengandung yang diperlukan
b. Alat dan air yang digunakan kurang bersih sehingga mengandung bibit penyakit yang membuat bayi mencret
 Masalah – masalah ibu menyusui
a. Puting datar / terbenam
b. Puting lecet
c. Saluran susu tersumbat
d. Mastitis dan abses payudara
e. Ibu sakit
f. Ibu melahirkan dengan bedah sesar

GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN PADA BUMIL

DEFINISI

Sistem pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh dengan jalan proses pencernaan  (pengunyahan, penelanan, dan pencampuran) dengan enzim dan zat cair yang terbentang mulai dari mulut (oris) sampai anus.

 

Gangguan pencernaan adalah terhalangnya fungsi pencerrnaan atau kegagalan perut dalam mencerna makanan. kebiasaan makan yang kurang baik bisa menimbulkan berbagai gangguan pada pencernaan, seperti rasa panas dalam perut, mual, diare, buang gas, pusing, sulit buang air besar, perut kembung, muntah, dan sakit perut. Gangguan utama dari pola makan yang tidak baik adalah perut terasa panas (dispepsia).

 

Penyakit pencernaan adalah semua penyakit yang terjadi pada saluran pencernaan. Penyakit ini merupakan golongan besar dari penyakit pada organ esofagus, lambung, duodenum bagian pertama, kedua dan ketiga, jejunum, ileum, kolon, kolon sigmoid, dan rektum.

ETIOLOGI

 

Gangguan pencernaan wanita hamil disebabkan oleh gangguan hormon kehamilan, janin yang semakin membesar, dan memenuhi rongga perut , plus gaya hidup serta pola makan sebelum hamil. jadi jika sebelum hamil anda sudah memiliki masalah pencernaan, anda harus ekstra waspada sebab mungkin penyakit itu bertambah parah apabila gaya hidup anda tidak berubah.

  1. Porsi makan yang terlalu banyak

Makanan yang memadati lambung akan menghambat aktivitas lambung sehingga asam lambung tidak dapat bersentuhan dengan makanan yang berasa di bagian tengah lambung. dianjurkan makan dalam porsi kecil, tetapi frekuensinya agak sering. Ini lebih baik dari pada harus makan 2 – 3 kali makan tapi porsinya melebihi daya tampung lambung.

2. Makan tergesa – gesa

Cara makan yang tergesa – gesa menyebabkan makanan tidak terkunyah secara sempurna. Akibatnya, makanan yang tertelan masih dalam bentuk kasar sehingga lambung dan usus halus bekerja keras dalam mengolahnya. gerakan peristaltik lambung bukan untuk menggerus makanan tetapi untuk mendorong makanan ke bagian bawah lambung. makanan yang tidak tercerna di mulut atau di lambung akan mengalami fermentasi atau membusuk di usus dua belas jari dan usus halus.kebiasaan makan tergesa-gesa juga menyebabkan sejumlah udara tanpa sengaja masuk ke dalam lambung. Gelembung udara yang terperangkap akan keluar lagi melalui kerongkongan dan menimbulkan sendawa. Jika pada saat itu sudah ada sejumlah besar asam lambung, sebagian besar asam lambung itu akan keluar bersama udara. Kejasian inilah yang kadang – kadang menimbulkan gejala perut terasa seperti lambung.

3. Stres atau tegang

Rasa sakit pada lambung dan usus halus juga dapat dipicu oleh faktor psikologis. seperti perasaan tegang atau stres. pada beberapa penderita, keluhab hanya terasa di sekitar lambung dan usus halus. Namun, pada beberapa kasus, gangguan dapat terjadi pada seluruh proses pencernaan. Dalam banyak hal, pola makan yang serasi dapat diterapkan untuk memperbaiki proses pencernaan penderita, tetapi tidak untuk gangguan psikologisnya.

4. Penyumbatan pada saluran usus

Pola makan yang salah selama bertahun-tahun dapat mengakibatkan pencemaran dan penyumbatan pada sebagian saluran usus. Hal ini tidak cukup ditanggulangi dengan pola makan serasi saja. Pola makan hanya dapat membantu memperbaiki pencernaan, tetapi kondisi usus harus disehatkan terlebih dahulu. Perbaikan poencernaan ini akan lebih baik jika diikuti dengan terapi pembersih usus besar atau yang sering disebut dengan colonic irrigation atau colon hydrotherapy. Terapi ini sudah banyak dilakukan dalam pengobatan alternatif di Amerika, Eropa, dan Australila. Proses pembersihan dilakukan secara pribada dan higienis, denganmenggunakan sebuah mesin khusus, sehingga tidak akan ada bau atau kotoran yang keluar.
5. Gangguan pada saraf pengendali nafsu makan
selera dan kepuasan makan dikendali oleh pusat saraf pada otak yang disebut dengan hipotalamus. Melihat, mencium, bahkan memikirkan makanan saja akan merangsang hipotalamus mengirimkan sinyal ke sistem pencernaan sehingga fungsi pencernaan menjadi aktif. Jika kita memaksakan diri untuk makan, sementara nafsu makan tidak ada, sistem pencernaan tidak akan meningkatkan aktivitasnya, karena tidak memperoleh sinyal dari hipotalamus. Akibatnya, makanan tidak akan tercerna sempurna sehingga menyebabkan masalah pada organ pencernaan.pencernaan juga akan terganggu apabila kepuasan makan kita tidak terpantau oleh saraf ini. Karena tubuh belum merasa kenyang, kita terus mengisinya dengan makanan, sampai tidak terasa perut sudah terlalu penuh. hilangnya selera makan umumnya bersifat psikologis, seperti stres, tegang, emosi, atau terlalu jenuh. Dalam hal ini pola makan yang baik hanya bisa mengatasi beban pencernaan, bukan mengatasi penyebab psikologisnya.

 

Macam – Macam Gangguan Sistem Pencernaan pada Bumil

Hipermesis :
Hipermesis atau mual dan muntah wajar dialami wanita di 12 minggu pertama kehamilannya karena perubahan hormon. Selama trisemester pertama anda dianjurkan untuk mengurangi porsi dan menambah frekuensi makan serta menghindari minuman berkarbonasi. Umumnya mual, atau muntah akan berakhir setelah melewati minggu ke-12 kehamilan.Namun jika mual atau muntah berlangsung lebih lama dan parah sampai anda menderita dehidrasi (hiperemesis gravidarum), Anda harus mewaspadainya sebab bayi didalam kandungan bisa ikut kekurangan cairan. Beberapa indikasi Hiperemesis lain mencakup :
– Rendahnya kadar sodium, klorida, dan potasium dalam darah.
– Dalam beberapa kasus, detak jantung bisa lebih dari 100 detak / menit dan tekanan darah menurun.
– Berat badan turun 5% dari berat badan sebelum hamil.
– Ketidakseimbangan gizi dan metabolisme.
– Tidak bisa beraktivitas normal.
Solusi
Solusinya bagi anda penderita hiperemesis parah, anda perlu mendapatkan penanganan langsung di rumah sakit, karena anda perlu diopname untuk mendapatkan cairan dan juga makanan melalui infus sebagai pengganti cairan tubuh atau nutrisi yang hilang. Dokter jaga akan memberi anda obat anti mual dan muntah, serta obat-obatan lain yang akan disesuaikan dengan tingkat keparahan hiperemesis anda. Berikut beberapa hal yang bisa anda lakukan untuk mengurangi masalah ini :
– Istirahat lebih panjang. Bila dokter menyarankan bed rest, lakukanlah meski anda tetap harus sedikit bergerak mengingat otot perlu peregangan.
– Minumlah teh herbal, jahe, atau pepermint. banyaklah minum untuk menggantikan air yang hilang.
– Terapi hipnosis. kendalikan keinginan muntah dengan hipnosis dan andapun bisa meneruskan terapi ini sampai persalinan tiba.
– Jangan segera turun tempat tidur sewaktu bangun pagi tetapi makanlah biskuit dengan teh hangat. Makanan atau minuman hangat bisa meredakan badai di perut anda.
– Hindari makanan berminyak dan berlemak seperti goreng-gorengan dan santan sebab dapat menimbulkan rasa mual dan ingin muntah.

Konstipasi
Konstipasi adalah kondisi pencernaan dimana anda bisa buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Konstipasi adalah masalah umum yang dialami wanita hamil dan pasca melahirkan. Hormon kehamilan yang tinggi membuat pergerakan otot pada usus besar melambat. selain itu, janin yang makin besar akan menekan usus besar sehingga mengganggu aktivitas normalnya. Pasca melahirkan, konstipasi diakibatkan oleh episotomi (pengguntingan dan penjahitan kembali bibir vagina), atau pada persalinan caesar, yang mana usus besar lumpuh sementara karena pembiusan. Konstipasi memiliki berbagai gejala seperti sulit buang air besar, kembung, atau bentuk kotoran keras dan kecil-kecil. sebaiknya begitu anda merasakan ingin buang air besar,segeralah ke kamar mandi sebab menahan buang air besar akan membuat konstipasi semakin parah.

Solusi :
– Jalan cepat selama 30 menit perhari dapat membuat usus besar anda menegang sehingga nada tidak merasa kembung.
– Minum setidaknya 10 gelas air putih perhari, karena selama kehamilan, jumlah air yang terserap dari pencernaan ke dalam darah meningkat.
– Mintalah resep suplemenkalsium, setidaknya 200 mg per tablet dengan dosis 5-6 kali per hari dan multivitamin yang mengandung ekstra zat besi,folat, dan vitamin B kepada doter kandungan anda. Jika memungkinkan , konsumsilah folat sejak 3-6 bulan sebelum anda hamil.
– memperbanyak konsumsi serat. pilih roti gandum utuh daripada ropi putih biasa. Tambahkan buah dan sayur dengan kulitnya pada menu anda. Pecahkan jadwal makan anda menjadi 5-6 kali makan porsi kecil kaya serat.
– Dalam beberapa kasus, pencahar diperlukan untuk kasus konstipasi yang berkelanjutan. dokter kandungan anda akan memberikan resep pencahar yang aman untuk menurunkan ketegangan di dinding usus serta melembutkan kotoran agar dapat keluar dengan mulus.

Heartburn :

Heartburn atau reflux adalah rasa panas di bagian ulu hati hingga ke kerongkongan karena asam lambung yang meningkat. Hal ini disebabkan oleh tingginya hormon progesteron pada kehamilan trsemester pertama. Bagi penderita sakit lambung (maag), perlu lebih waspada terhadap heartburn.

Solusi :
– Hindari makanan berlemak, gurih dan gorengan, serta hindaru juga kafein, rokok dan alkohol.
– Kurangi konsumsi sayuran seperti kol, selada dan brokoli yang tinggi gula. meski sehat, sayur-sayuran itu akan meningkatkan jumlah asam di perut.
– Tunggu satu jam setelah makan sebelum anda berbaring.
– Jika anda sedang mengalami heartburn, konsumsi yoghurt atau segelas susu. anda bisa tambahkan sesendok madu ke dalam susu yang hangat.

Sebelum mengonsumsi obat atau menjalani perawatan untuk masalah fisik ataupun mental, anda perlu menimbang antara manfaat dan resiko. Obat-obatan memiliki manfaat menyembuhkan tetapi bisa jadi ada efek samping terhadap janin.Jadi, selalu konsultasikan kesehatan anda ke dokter kandungan sebelum mengonsumsi obat bebas sekalipun.

Gastritis

Keluhan hamil muda sering disangka gastritis karena memang gejalanya hamper sama yaitu nyeri ulu hati, mual, muntah, anoreksia, dan menjadi kurus.

Kanker usus
Kanker usus merupakan penyakit ketiga yang menjadi penyebab kematian di seluruh dunia. Penelitian sebelumnya dengan menggunakan binatang sebagai percobaan, kanker. Studi pada manusia juga menunjukan keseluruhan jumlah kalsium yang dikonsumsi sangat positif dakam mengurangi tingkat dari resiko kanker susu ini. Setiap kenaikan 1.000 miligram kalsium sehari atau lebih akan mempu mengurangi 15% resiko dari kanker usus pada wanita dan 10% pada pria. Konsumsi susu dan kalsium bisa mengurangi resiko terkena kanker usus. Keju dan yoghurt juga merupakan hasil olahan dari susu.
Pencegahan
Cara terbaik untuk mencegah dan mengurangi risiko kanker usus adalah dengan mengkonsumsi makanan yang seimbang antara buah, sayuran, dan kalori. untuk mengurai proses penimbunan lemak.

Ileus

Ileus bias dijumpai dalam kehamilan, persalinan, dan nifas, terutama pada partus lama dan terlantar. Setelah bedah kebidanan dan sebagainya. Ileus paralitikus lebih sering dijumpai dibandingkan ileus obstruktif.

Gejala : muntah,perut kembung (meteorismus),obstipasi, dan bising usus diam (paralitis) dan bising usus bunyi logam (obstruktif).

Diagnosis lebih jelas dilakukan dengan rontgen. Konsultasi dengan ahli bedah sangat dianjurkan.

Penanganan : – ileus obstruktif : segera tindakan operatif

–          Ileus paralitis : terapi konserfatif dengan pemberian cairan dan elektrolit yang cukup. Pasang pipa hidung – lambung dan pipa rectum. Diberikan pula obat-obat dekompresi untuk perut yang gembung.

Vulvulus usus

Usus terputar pada pangkalnya sehingga terjadi stangolasi hal ini dapat dijumpai pada kehamilan dan setelah persalinan.keadaan ini sangat gawat (abdomen akut) sehingga memerlukan tindakan operatif segera dan harus bekerja sama dengan ahli bedah.

Hernia

Bermacam-macam hernia yang dapat timbul bersamaan dengan kehamilan : hernia ingunalis, umbilikalis, femoralis dan sikatrika. Pada kala II persalinan, pembesaran rahim biasanya tidak memperberat hernia. Apabila tidak terjadi inkarserasi penanganan dilakukan secara konserfatif bila terjadi hernia segera dilakukan tindakan operatif.

Apendisitis ( Usus Buntu )

Walaupun apendisitis akut dapat jarang terjadi dalam kehamilan dan gejalanya dapat membingungkan dengan gejala abdomen akut obstetric (KET, solusio plasenta,ddl) dalam kehamilan, diagnosis lebih sulit karena usus-usus terdorong ke atas oleh rahim yang membesar.

Penanganan Apendisitis Kronik dalam kehamilan diobati dengan cara konserfatif dengan obat-obat yang cukup. Apabila terjadi apendisitis akut,segera dioperasi. Umum nya proknosis ibu dan janin baik.

Mencret (Diare)
Diare terjadi karena adanya rangsangan yang berlebihan pada mukosa usus sehingga gerakan otot usus meningkat dan makanan kurang terserap secara sempurna. Diare termasuk gangguan perncernaan yang paling sering muncul terutama pada anak-anak.
Diare akut kalau anak mencret lebih dari 4 kali sehari. Penyebabnya bisa infeksi, bisa juga hanya karena salah makan, sebagai contoh makanan yang tidak sesuai dengan usia anak, misalnya sudah diberikan makan padat sebelum waktunya.
Faktor kebersihan juga menjadi sebab diare. Diare yang disebabkan bakteri atau salah makan adalah penyebab utama gangguan pencernaan pada anak di bawah 5 tahun (Balita). Selain itu, ada juga diare akibat cacingan.
Pengobatan mencret
Pengobatan diare yang paling dianjurkan adalah memberikan oralit. Tidak ada anak yang meninggal karena diare, yang ada meninggal karena dehidrasi. Jadi, yang perlu diwaspadai bukan diarenya, melainkan dehidrasinya. Selama cairan tubuhnya cukup, tak perlu khawatir. Salah satu indikator dehidrasi adalah buang air kecilnya.
Selama kencingnya cukup, berarti tidak ada dehidrasi. Berikan oralit, karena sudah disesuaikan dengan cairan yang dikeluarkan melalui BAB.”
Oralit mengandung glukose, natrium, kalium, dan bikarbonat untuk menggantikan cairan yang hilang lewat BAB. Sementara pada air putih, natrium dan kaliumnya turun. Anak malah bisa kejang, kembung, dan lemas kalau hanya tergantikan airnya saja. Yang juga harus diperhatikan, jangan menyamakan komposisi oralit untuk anak dan dewasa. “Pada anak, natriumnya lebih rendah. Jadi, kalau mencretnya 2 sendok, jangan memberikan oralit segelas, mencret setengah gelas, jangan memberikan oralit tiga gelas.
Jadinya malah hipernatrium, bisa-bisa anak mengalami koma. Kebutuhan cairan disesuaikan dengan oralit.

 Wasir atau hemoroid
Wasir atau hemoroid adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena) di dalam anyaman pembuluh darah. Keluhan pertama kali yaitu darah segar menetes setelah buang air besar (BAB). Biasanya tanpa disertai rasa nyeri dan gatal di anus. Pencegahannya adalah perlu diet tinggi serat dengan makan sayur sayuran dan buah-buahan yang bertujuan membuat volume tinjanya besar, tetapi lembek, sehingga saat BAB, karena tidak perlu mengejan dapat merangsang wasir.

DAFTAR PUSTAKA

 

http://ulliee.wordpress.com/2008/02/13/gangguan-pencernaan-pada-sang-calon-ibu/

http://www.ibubayi.com/id/contoh-askeb-patologi-kelainan-sistem-pencernaan.html

Mansjoer, Arif. 2005. Kapita Selekta Kedokteran. Media Aesculapius: Jakarta

Muchtar, Rustam. 1998. Sinopsis Obstetri.EGC: Jakarta